Aku takut

Wednesday, October 26, 2011

Kita tahu, ponteng Solat, hukumnya berdosa besar.


Kita tahu, segala perkara yang kita buat, semuanya atas kebenaran yang Maha Esa.


Kita tahu, segala ujian dan dugaan, adalah untuk mematangkan kita, supaya kita redha dengan ketentuanNya.


Kita tahu macam2 perkara lagi. Ya, kita tahu. Setiap kali kita ditegur, kita akan cakap dalam hati, “Aku pun tahu benda tu”.


Kita tahu, setiap perbuatan kita di dunia ini, akan dibalas di akhirat kelak, kita tahu.


Kita tahu semua itu, betul kan?


Kita tahu, kalau ada orang buat salah di depan mata kita, kita harus tegur. Dan kalau kita sendiri yang buat salah, kita perbetulkan diri kita. Kita tahu.


Namun berapa ramai yang tahu, yang dirinya sendiri adalah hipokrit? Mungkin kita tahu itu juga. Kita mampu bercakap tentang sejarah2 nabi, kepentingan solat, hadith2, dan sebagainya, tapi kita sendiri tidak praktikkan? Kita tahu?


Manusia akhir zaman, sememangnya sangat menakutkan. Kita sendiri boleh lihat, ketika maghrib, berpusu2 orang pergi menonton wayang, ke mana pergi Solat? Kita nampak orang berbuka puasa di Shopping Mall, tapi kemudiannya tidak kelihatan di surau utk solat, seperti perkara biasa. Ade kite tegur? Berani?


Kita tahu tak betapa kurang ajarnya kita dengan Tuhan kita? Kita lebih takutkan teguran para Professor daripada suruhan agama kita sendiri. Setiap kali lepas solat, adakah kita ikhlas berdoa? Kadang2 berdoa, mintak segala-galanya, tapi cara berdoa macam bercakap dengan kawan. Kawan ke?


Aku takut. Aku sangat takut dengan realiti kehidupan aku sekarang. Aku tahu aku harus banyak bertaubat. Aku tahu semua itu. Aku takut dengan semua rezeki yang Allah kurniakan pada aku. Keluarga aku, saudara aku, pendidikan aku. Aku tahu aku harus bersyukur, cukupkah dengan sekadar bersyukur? Segalanya2 hanyalah sementara.


Aku takut.....


0 comments:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Disclaimer

The blog author shall not be responsible for any kinds of damage or impact done or emotional disturbance to the reader's brain. The purpose of this blog is to channel the author's ideas and experience into words. If u have any contradictions, please leave some comments, i'd love that, thank you.

The Diary's Owner

My Photo
Seberang Jaya, Penang Island, Malaysia
Just a normal guy who loves music and business.

Categories

Blog Archive